BONTANG – Penertiban terpal yang dilakukan di kawasan wisata Bontang Kuala dinilai belum cukup untuk meningkatkan daya tarik destinasi tersebut. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang meminta pemerintah melakukan penataan yang lebih menyeluruh terhadap kawasan wisata pesisir itu.
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengatakan keindahan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh satu elemen, tetapi harus didukung berbagai aspek yang saling terintegrasi.
Sebab itu, Ia meminta penataan visual kawasan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar Bontang Kuala memiliki identitas wisata yang kuat dan mampu bersaing dengan daerah lain.
“Tujuannya menjadikan Bontang Kuala sebagai destinasi wisata yang lebih baik dan memberi kesan positif kepada pengunjung, dengan tetap menjaga kerapian dan estetika,” ujarnya, Senin (17/8/2026).
Ia menjelaskan, selain penertiban terpal, pemerintah juga perlu memperhatikan penataan pencahayaan, akses masuk kawasan, ruang publik, hingga kebersihan lingkungan.
Ketersediaan tempat sampah yang memadai serta desain kawasan yang lebih tertata dinilai akan meningkatkan kenyamanan wisatawan saat berkunjung.
Andi Faizal juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha dalam menjaga hasil penataan yang dilakukan pemerintah. Dengan harapan penataan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan jangka pendek, tetapi mampu menciptakan kawasan wisata yang berkelanjutan dan memberi dampak ekonomi bagi warga setempat.
“Semoga perubahan anggaran ini dapat dikolaborasikan dengan perusahaan melalui CSR untuk memajukan pariwisata Bontang Kuala, mulai dari penataan terpal, lampu hias, jalan masuk, hingga fasilitas lainnya,” tandasnya.(Adv)












