BONTANG – Pemerintah Kota Bontang tengah menyiapkan langkah untuk menyiasati penurunan proyeksi pendapatan daerah. Salah satunya dengan mengajukan Bantuan Prioritas Daerah senilai Rp 200 miliar kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengatakan usulan tersebut diarahkan untuk mendukung lima program yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
“Lima program prioritas ini memang kami anggap penting dan perlu mendapatkan dukungan,” ujar Andi Faizal, Sabtu (15/8/2026).
Lima sektor yang diusulkan meliputi penanganan banjir, penguatan pendidikan, rehabilitasi gedung sekolah, percepatan penurunan stunting, serta peningkatan fasilitas layanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas.
Menurut Andi Faizal, pengajuan tersebut menjadi penting di tengah perubahan mekanisme bantuan dari pemerintah provinsi. Jika sebelumnya menggunakan skema bantuan keuangan, kini dukungan anggaran diarahkan melalui mekanisme belanja langsung.
“Sekarang ada mekanisme bantuan belanja langsung untuk mendukung program prioritas daerah,” jelasnya.
Ia menilai keberhasilan pengajuan tersebut membutuhkan kolaborasi antara Pemkot Bontang, DPRD Bontang, Pemprov Kaltim, hingga anggota DPRD Kaltim.
“Kolaborasi ini penting agar usulan Bontang bisa diakomodasi dalam APBD provinsi,” katanya.
Selain itu, Ia pun akan memastikan dan mengawal proses tersebut agar bantuan yang diajukan dapat direalisasikan dan diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami akan terus kawal program prioritas ini agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat Bontang,” tegasnya.(Adv)












