BONTANG – Tingginya aktivitas industri membuat Kota Bontang menjadi salah satu daerah tujuan para pencari kerja dan perantau di Kalimantan Timur.
Kondisi tersebut ikut mendorong tingginya kebutuhan akan hunian sewa dengan harga terjangkau.
Sebagai salah satu solusi, Pemerintah Kota Bontang mengelola tiga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada di Kelurahan Api-Api, Lok Tuan, dan Guntung.
Ketiga rusunawa tersebut merupakan bagian dari penyediaan hunian vertikal yang dibangun pemerintah pusat dan dikelola oleh Pemerintah Kota Bontang.
Total terdapat 358 unit kamar yang tersedia, terdiri atas 198 kamar di Rusunawa Api-Api, 70 kamar di Lok Tuan, dan 90 kamar di Guntung.
Berdasarkan data pada aplikasi Aparus, hingga Juni 2026 sebanyak 304 kamar telah terisi, sementara sisanya masih tersedia terutama di Rusunawa Guntung.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bontang, Usman, mengatakan syarat menjadi penghuni Rusunawa relatif mudah.
Calon penghuni cukup merupakan warga yang berdomisili di Kota Bontang, memiliki penghasilan sebagai kemampuan membayar sewa, serta mengajukan permohonan pendaftaran.
“Dan dia mendaftar,” ujarnya.
Khusus Rusunawa Api-Api, terdapat persyaratan tambahan karena diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Katanya, pemerintah akan melakukan verifikasi terhadap calon penghuni agar bantuan hunian tepat sasaran.
“Selebihnya bisa, yang penting daftar karena yang antre banyak. Info ketersediaannya semua sudah ada di aplikasi Aparus. Lantai berapa yang tersedia semua tercantum di situ,” jelas Usman.
Melalui aplikasi Aparus, masyarakat dapat memantau jumlah kamar yang masih tersedia, lokasi unit, besaran tarif sewa sesuai tipe dan lantai, hingga melakukan pembayaran secara non-tunai menggunakan QRIS.
Digitalisasi layanan tersebut diterapkan untuk mempermudah proses pendaftaran sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan Rusunawa.
Perkimtan juga mengingatkan bahwa setiap permohonan akan melalui proses verifikasi administrasi sebelum penetapan penghuni.
Apabila kuota di lokasi yang diminati telah penuh, pemohon akan masuk dalam daftar tunggu hingga tersedia unit yang kosong. (Adv)












