BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menyiapkan aparatur sipil negara (ASN) untuk terlibat dalam pendampingan anak melalui Program BESTARI (Bersama Orang Tua Asuh Atasi Stunting di Kelurahan Bontang Lestari).
Persiapan program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kepala Bapperida Bontang, Syahruddin, Selasa 20 Oktober 2026.
Syahruddin menjelaskan, program ini dirancang untuk menghubungkan kepedulian ASN dengan kebutuhan anak yang mengalami masalah gizi, sekaligus memperkuat pendampingan terhadap keluarga penerima manfaat.
Berdasarkan pemetaan awal, terdapat 108 anak dengan kondisi stunting, 110 anak underweight atau berat badan kurang, serta 43 anak wasting atau berat badan sangat kurang di Kelurahan Bontang Lestari.
Program BESTARI tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku keluarga, termasuk praktik pemberian makan yang tepat, pencegahan penyakit, serta pembiasaan hidup sehat di lingkungan rumah.
Dalam pelaksanaannya, ASN yang terlibat sebagai orang tua asuh diharapkan tidak sekadar memberikan dukungan, tetapi juga berkoordinasi dengan keluarga dan pihak terkait untuk memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan anak.
“Lewat BESTARI ini, ASN yang terlibat sebagai orang tua asuh tidak sekadar memberikan dukungan, tetapi juga berkoordinasi dengan keluarga dan pihak terkait untuk memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan anak,” terang Syahruddin.
Pendampingan juga mencakup dukungan pemenuhan gizi, komunikasi dengan keluarga, serta pemantauan perkembangan anak. Bentuk intervensi akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing penerima manfaat.
Pemantauan direncanakan melalui pencatatan harian, penimbangan berkala, rapat evaluasi, dan laporan bulanan. Langkah ini ditujukan untuk memantau perkembangan anak sekaligus mengidentifikasi kendala selama pendampingan.
Selain itu, pelaksanaan program mengedepankan pendekatan persuasif dan penghormatan terhadap privasi keluarga. Pendampingan diharapkan tidak menimbulkan stigma atau membuat keluarga penerima manfaat merasa dipermalukan.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bontang, Dasuki, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Program BESTARI di Kelurahan Bontang Lestari. (Adv)












