BONTANG – Permintaan penerangan jalan lingkungan (PJL) menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Bontang, Kamis 22 Oktober 2026.
Kepala Dinas Perkim Bontang, Usman, mengatakan kebutuhan penerangan jalan masih menjadi perhatian masyarakat.
Namun, keterbatasan anggaran membuat tidak seluruh usulan pemasangan lampu jalan dapat direalisasikan sekaligus.
“Kadang-kadang kita sudah rencanakan 100 titik, tetapi tidak bisa semua direalisasikan. Mungkin terealisasi cuma 70 titik atau 50 titik,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan Forum Konsultasi Publik di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Kecamatan Bontang Selatan.
Menurut Usman, usulan yang belum terealisasi menjadi catatan bagi Perkim untuk diakomodasi dalam perencanaan berikutnya.
Usman juga menerangkan, forum ini menjadi ruang bagi perwakilan RT, kelurahan, dan kecamatan untuk menyampaikan persoalan yang mereka temui di lapangan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perkim Bontang, Andi Ilham, mengatakan forum konsultasi publik tersebut merupakan pelaksanaan kedua sepanjang 2026.
“Sudah dua kali, kemarin kita adakan di Rusunawa. Ke depan kita akan rembuk lagi. Mudah-mudahan dengan forum ini, apa yang menjadi perhatian masyarakat bisa kami sampaikan ke pimpinan,” jelasnya.
Ilham menyebut, melalui forum ini, pemerintah berharap aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Kota Bontang.
Tak hanya itu, lewat Forum Konsultasi Publik, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara menyeluruh berdasarkan kondisi real, meski fiskal daerah sedang dalam kondisi normal sperti sebelumnya. (Adv)












