BONTANG – Pelabuhan Loktuan diwacanakan bakal menjadi pangkal penyeberangan jalan tol laut Pulau Kalimantan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bontang, Taupan Kurnia. Katanya wacana akan menjadi kenyataan menyusul rencana pembukaan jalur kapal cepat Bontang-Mamuju yang tengah diupayakan sekuat tenaga oleh Pemerintah Kota Bontang.
Katanya, rute Bontang-Mamuju akan berkesinambungan dengan program Tol Laut milik Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Progam yang bertujuan meningkatkan konektivitas antar-pulau dan menekan disparitas harga barang pokok.
Di mana saat ini, program tol laut yang berjalan di Kalimantan menggunakan rute dari Kota Baru-Batu Licin-Majene-Polewali Mandar.
“Majene Polewali itu sudah Sulawesi Barat, nah tinggal menyebrang ke Bontang sebenarnya,” jelasnya saat ditemui di ruangannya, Rabu 1 Juli 2026.
Ia juga mengaku, usulan ini bahkan telah disambut baik oleh Gubernur Rudy Mas’ud.
“Pak Gubernur menyambut baik usulan itu, kemudian juga Kepala KSOP II Kota Bontang, oke. Mudah-mudahan bisa segera diwujudkan Bontang jadi pangkal rute,” ucapnya.
Tak hanya itu, sejumlah perusahaan penyedia jasa penyeberangan seperti PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Balikpapan dan PT PELNI juga memberikan respon positif.
“Kita sudah berkoordinasi, berkonsultasi dengan operator-operator pelayaran yang sudah melayari Kaltim. Kita intinya bagaimana bisa membuka konektivitas Bontang dengan Sulawesi Barat Karena itu manfaatnya sangat besar,” tandansya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Agus Haris mengatakan adanya rute Bontang-Mamuju akan membuat jarak yang lebih dekat dibandingkan jalur distribusi saat ini akan mempermudah masuknya logistik ke Bontang sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Selama ini pasokan banyak bergantung dari Balikpapan maupun Pulau Jawa. Kalau jalur laut ke Sulawesi Barat bisa dibuka, distribusi logistik akan lebih mudah, pilihan pasokan bertambah, sehingga inflasi juga lebih terjaga,” katanya, Selasa 30 Juni 2026 saat mengunjungi Pelabuhan Loktuan.
Ia juga berpesan agar pengelolaan Pelabuhan Loktuan mesti dilakukan secara profesional sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Apalagi, kebutuhan pokok masyarakat Bontang masih didatangkan dari luar daerah. (Adv)












